Orang Tua Wajib Berjuang Untuk Siapkan Si Kecil Menjadi Generasi Maju - Dunia-Spasi

Thursday, 3 August 2017

Orang Tua Wajib Berjuang Untuk Siapkan Si Kecil Menjadi Generasi Maju

Anna Surti Ariani, Psikolog dan Cici Panda

Mempersiapkan anak menjadi generasi maju perlu usaha yang keras, mulai dari didikan di rumah sampai memenuhi nutrisinya. Tanpa semua komponen tersebut, akan menjadi kendala. Sedangkan tak semua orang tua mampu untuk menyisihkan waktu untuk belajar parenting karena terkendala waktu, tenaga bahkan materi.

Melihat kenyataan ini, SGM Eksplor tergerak untuk memberikan edukasi kepada para orang tua dengan lebih mudah, diantaranya dengan melakukan roadshow ke daerah-daerah untuk mengedukasi dengan jemput bola dan meluncurkan website www.akuanaksgm.co.id yang berisi edukasi lengkap meliputi tips, tutorial, informasi nutrisi dan masih banyak lagi.

Astrid Prasetyo, Marketing Manager SGM Eksplor menyatakan bahwa upaya ini adalah sebagai bentuk dukungan agar para orang tua di mana pun berada dan sesibuk apapun bisa mendapatkan materi dan wawasan parenting dengan lebih mudah.

Dalam workshop parenting yang diadakan di Hotel Santika Premiere Slipi Jakarta pada 29 Juli 2017, menghadirkan pembicara Psikolog Anna Surti Ariani, S.Psi., M.SI., Psi. Yang serig memberikan materi parenting dari sisi keluarga yang lebih dalam.

Anna Surti menitikberatkan 3 kondisi yang penting dipenuhi pada masa awal kehidupan si kecil.


Sehat dan kebutuhan nutrisinya tercukupi dengan baik, untuk beraktivitas si kecil memerlukan tenaga juga untuk berpikir memerlukan otak yang prima dan selalu bugar. Maka nutrisi anak harus terpenuhi sesuai dengan perkembangannya.

Orang tua dapat mengatur menu seimbang dan memberi anak perbekalan yang sarat nutrisi, disarankan bekal dari rumah agar makanan aman dan tidak terkontaminasi dengan zat-zat berbahaya jika beli di luar. Biasakan anak untuk sarapan di rumah.

Mengembangkan keterampilan berpikir dan kreativitasnya, Biarkan si kecil berkreasi dengan keterampilannya yang spontan, orang tua selayaknya mendukung dan memberi petunjuk agar si kecil terarah. Dalam mengembangkan keterampilan berpikirnya, si kecil memerlukan stimulasi.

Orang tua pun harus bisa stimulasi si kecil sesuai tahapan usianya. Mengingat tahapan usia 1-3 dan 4-6 tahun berbeda, maka orang tua harus jeli dengan kondisi pada usia sesuai tahapan agar tepat mengajarkannya.

Dalam hal ini, kemampuan sosial si kecil pun penting diajarkan.

Si kecil biasakan untuk dilatih bersosialisasi yang baik dimulai dari lingkungan terdekatnya atau melalui kebiasaan-kebiasaan yang terdekat yang sering dilakukan pada kehidupan sehari-hari.
Misalnya, saat makan di luar, pergi ke bank, membeli sesuatu dan lain sebagainya, saat mengajak si kecil, beri contoh saat antre. Ajarkan si kecil untuk antre.

Ajarkan untuk bersikap sportif, saat mengalami kekalahan saat berlomba atau bermain, ajarkan si kecil untuk mengakui kemenangan temannya tanpa merasa down. Beri pengertian bahwa berjiwa besar pun adalah suatu kemenangan.

Tidak dibiasakan selalu memberikan setiap keinginannya pada saat marah atau ngamuk karena hal ini akan dijadikan kebiasaan dan dijadikan senjata saat menginginkan sesuatu.

Perkembangan Emosi yang baik Ajarkan si kecil untuk berempati terhadap sesama dengan membiasakan berkomunikasi yang baik. Ajak si kecil untuk memahami dunia luar dengan memberi contoh berinteraksi dengan orang lain. Biasanya si kecil akan meniru orangtuanya.

Anna Surti menambahkan, bahwa si kecil yang diajarkan mengikuti aturan akan terbiasa hingga dewasa.
Si kecil juga penting untuk selalu dekat dengan ayah bundanya. Selalu tatap mukanya saat berbicara dan beri apresiasi saat si kecil berhasil melakukan suatu pencapaian. Walau pencapaian itu sederhana. Hal ini sebagai pembangun rasa kepercayaan dirinya.

Kesimpulannya, pola asuh untuk si kecil harus mengacu pada tahapan usianya agar tepat saat berkomunikasi dan bisa memahami kondisi si kecil. Orang tua pun wajib mengetahui kondisi anak seutuhnya. Apakah sedang senang, marah, sedih dan lain sebagainya. Sehingga saat orang tua mengarajkan sesuatu bisa melihat situasi.

Tak kalah pentingnya, orang tua juga wajib menambah pengetahuan dari berbagai sumber untuk mendidik si kecil menjadi generasi maju. Belajar kini lebih mudah, bisa mobile dan bisa dilakukan di mana saja. Apalagi dengan perkembangan website seperti yang diluncurkan SGM Eksplor yang sudah tersedia layanan konsultasi di care line. Orang tua bisa berkonsultasi dengan leluasa dan mendapatkan informasi melimpah kapan saja.

Jadi, apakah ayah bunda sudah siap menjadikan si kecil menjadi generasi maju? Yuk kita belajar sama-sama dari segala fasilitas yang tersedia. Termasuk manfaatkan fasilitas dari edukasi yang diselenggarakan SGM Eksplor.




1 comment:

  1. Awalnya aku hanya mencoba main togel akibat adanya hutang yang sangat banyak dan akhirnya aku buka internet mencari aki yang bisa membantu orang akhirnya di situ lah aku bisa meliat nmor nya AKI NAWE terus aku berpikir aku harus hubungi AKI NAWE meskipun itu dilarang agama ,apa boleh buat nasip sudah jadi bubur,dan akhirnya aku menemukan seorang aki.ternyata alhamdulillah AKI NAWE bisa membantu saya juga dan aku dapat mengubah hidup yang jauh lebih baik berkat bantuan AKI NAWE dgn waktu yang singkat aku sudah membuktikan namanya keajaiban satu hari bisa merubah hidup ,kita yang penting kita tdk boleh putus hasa dan harus berusaha insya allah kita pasti meliat hasil nya sendiri. siapa tau anda berminat silakan hubungi AKI NAWE Di Nmr 085--->"218--->"379--->''259

    ReplyDelete

@templatesyard